Ezio Auditore da Firenze

Ezio Auditore da Firenze (1459 – 1524) adalah seorang bangsawan Florentia pada zaman Renaisans, dan, tidak diketahui oleh sebagian besar sejarawan dan filsuf, Mentor dari Persaudraan Assassin Italia, sebuah gelar yang ia pegang dari 1503 hingga 1513. Dia juga adalah nenek moyang dari William dan Desmond Miles, dan juga Clay Kaczmarek.Hasil gambar untuk ezio auditore wikipedia bahasa indonesia

Anggota dari keluarga Auditore, Ezio tidak mengetahui warisan Assassin-nya sampai umur 17 tahun, ketika dia menyaksikan ayahnya, kakaknya (Federico), dan adiknya (Petruccio) dihukum mati. Ia terpaksa pergi dari kota lahirnya bersama dengan sisa keluarganya – ibunya dan adik perempuannya – dan mengungsi ke sebuah kota kecil di Toskana bernama Monteriggioni, di Villa Auditore.

Setelah mengetahui warisan Assassin-nya dari pamannya, Mario Auditore, Ezio memulai latihannya sebagai seorang Assassin dan memulai perjuangannya untuk membalas Ordo Templar, dan Grand Master-nya, Rodrigo Borgia, yang memerintahkan kematian keluarganya.

Dalam perjalannya, Ezio tidak hanya berhasil menyatukan semua halaman Codex, yang ditulis oleh Altaïr Ibn-La’Ahad, Mentor Assassin Suriah dan Irak, tetapi juga menyelamatkan kota Florentia, Venezia, dan Roma dari kekuasaan Templar.

Dia memastikan perjalanan Kristoforus Kolumbus ke Dunia Baru, membebaskan Roma dari kekuasaan Borgia, dan mencegah berkembangnya kekuasaan Kultus Hermes-nya Ercole Massimo, membantu menyebarkan Renaisans dan pemikiran kemerdekaan dan kebebasan Assassin di seluruh Italia.

Tahun-tahun sesudah itu, Ezio memulai perjalanan untuk menemukan sejarah hilang Assassin. Ia pergi ke benteng tua Masyaf untuk mempelajari lebih dalam Assassin sebelum dia, tetapi ia menemukan bahwa bentengnya telah dikuasai Templar dan pergi ke Konstantinopel untuk mengemukakan lokasi kunci-kunci Masyaf yang, ia temukan, dapat membuka perpustakaan rahasianya benteng Masyaf jika disatukan.

Satu dekade kemudian, Ezio telah pensiun dan tinggal di sebuah villa Toskana bersama istrinya, Sofia Sartor, dan dua anaknya: Flavia dan Marcello. Setelah membantu dan mengajar Assassin Tiongkok Shao Jun, Ezio meninggal karena serangan jantung pada umur 65 tahun, ketika sedang berkunjung ke Florentia bersama istrinya dan anak perempuannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s